Minggu, 05 Februari 2012

BUKAN CATATAN GALAU

Hidup ini mengajarkan saya, bahwa segala sesuatunya bisa jadi terbalik, berputar dan bergulir. Di awali dgn pertemuan dan perpisahan, dari kaya hingga akhirnya tak punya apa-apa (atau sebaliknya), dari dekat atau jauh (atau sebaliknya), dsb.

Mungkin tidak semua bisa menerima karena tidak semua orang berpikiran seperti saya. Never mind, saya malah bersyukur sama Tuhan, karena Tuhan membolak-balikkan hidup saya biar nggak gosong (berasa kayak gorengan), membuat roda hidup saya berputar dan tidak stagnan pada satu sisi saja.

Entah harus bangga atau meratapi nasib, tapi saya, diusia ini, sudah merasakan putaran roda hidup itu. Merasakan saat saya berada di atas angin, di atas putaran roda, dimana apa yang saya minta pasti tersedia. Dibalik nama orang yg membuat saya ada di dunia ini, saya jadi begitu dihormati.
Kemudian semuanya bergulir begitu cepat, tanpa memberikan saya kesempatan untuk menyadari dan mensyukuri bahwa saya pernah mencicipi indahnya hidup 'di atas'. (saya masih belum cukup usia untuk menyadarinya).

Saat di bawah putaran roda, saya begitu menyadari, siapa saja makhluk Tuhan yang benar2 ciptaan berwujud manusia dan siapa yang berwujud 'siluman' (hahaha)

Hidup ini juga mengajarkan saya bahwa pertemuan pasti akan berakhir pada perpisahan. Mereka yang sekarang sudah hidup berbahagia di'sana', yang membuat saya merasa sangat berlimpahan kasih sayang saat saya masih belum mampu menyadarinya, mereka yang membuat saya, sampai saat ini begitu merindukan hadirnya mereka lagi. Hingga mereka harus kembali ke tempat dimana mereka diciptakan. Seandainya mereka masih ada, pasti saya tidak akan lebih mandiri dari sekarang ini. Satu hikmah : Tuhan mengajarkan saya untuk mandiri!

Hidup ini membuat saya mengerti, bahwa suatu saat, yang dahulu dekat, seiring berjalannya waktu akan menjauh dari kita. Entah harus jauh karena kembali pada Tuhan atau jauh karena keadaan (termasuk keadaan buruk sekalipun)

Intinya, hidup ini banyak rasa. manis, asem, asin, aphit, kecut. Saya bersyukur karena Tuhan sudah memberikan saya kesempatan untuk mencicipi rasa itu, sdan merasakan sensasi hidup dalam posisi apapun.
Satu hal lagi yang membuat saya sadar, bahwa kebahagiaan itu tidak hanya kita dapatkan dari uang saja! Hidup yang apa adanya ini justru membuat saya dan mereka yang tinggal dengan saya, merasakan kebersamaan yang tidak bisa saya dapatkan saat kita punya apa-apa!


*Dedicated for my Super Parents and my beloved Brother*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar