Minggu, 23 Februari 2014

Job-Seeking Tips

Ada banyak pelajaran yang saya dapatkan dari moment mencari pekerjaan ini. Bahwa pintar dan IPK tinggi nggak bikin kamu otomatis langsung dapet kerja. Yang penting usaha dan aktif mencari informasi lowongan. Jangan lupa berdoa juga. Kadang seseorang yang dulu waktu kuliah IPKnya standar, bisa lebih dulu dapet kerja, sementara yang IPKnya lebih tinggi masih berjuang mencari kerja. Cari kerja itu bukan soal pinter atau bodoh. Bukan juga soal IPK tinggi atau rendah. Karena IPK tinggi atau pinter di bidang akademis juga belum tentu jago di dunia kerja. Tapi bukan berarti kalian jadi asal-asalan dan nggak berusaha dapet IPK bagus. IPK emang bukan penentu keberhasilan kita di dunia kerja, tapi jadi modal atau kunci pembuka buat nglamar kerja nantinya. Buat yang masih kuliah, terus berjuang buat dapet IPK minimal 3.00 lah. Soalnya sekarang banyak lowongan kerja yang mematok IPK min. 3.00.

Selain IPK, ada banyak faktor dan variabel penentu lainnya selain kepintaran dan IPK. Salah satunya adalah nasib. Karena nasib tiap orang itu beda-beda, nasib juga nggak semata-mata ditentukan dari hasil akademis saja. Cara ngerubah nasib ya dengan doa dan usaha. Gimana usahanya? Nih, saya share tips mencari kerja yang saya ambil dari pengalaman saya sendiri. I know how hard to be a jobseeker, tapi diam dan meratapi nasib nggak akan merubah status kamu.

Buat kalian yang masih cari kerja dan berjuang melawan jerat pengangguran, kalian harus banyak aktif cari informasi lowongan kerja. Sekarang jamannya udah serba online, jadi nggak ada alasan buat nggak update soal lowongan kerja terbaru. Status mantan di twitter aja ente pantengin terus, yakali buka situs lowongan kerja nggak sempat, hehe. Pokoknya buat kalian, aktif aja buka situs lowongan kerja yang tiap hari update, seperti :
1. Jobstreet (modelnya daftar gitu. Bikin akun pake email kalian, trus kalian upload foto dan cv, kalian juga bisa sort lowongan kerja berdasarkan bidang dan daerah lowongan, trus ada notifikasi via email juga, Jadi tiap ada kerjaan yang sesuai dengan yang kalian inginkan, ntar ada email dari mbak lina@jobstreet.co.id yang dikirim tiap hari)
2. Indojobhunter
Saya banyak dapet informasi dari website ini. Info lokernya update terus tiap hari. Bahkan kalian bisa juga follow twitternya karena mereka juga update di twitter.
3. Jobsdb, dll. Yang punya twitter, follow juga twitter dari website tersebut, biasanya mereka selalu update di twitter kalo ada lowongan baru. Saya dulunya tau BPJS-Kesehatan ada lowongan juga dari Indojobhunter. Kemudian dapet panggilan dari MNC TV dan Bank Mega juga dari Jobstreet. Saya dulu tiap hari apply lamaran, via email, pokoknya kalo kualifikasi saya masuk, langsung saya apply aja. Sekarang nglamar kerja nggak perlu repot. Cukup koneksi internet yang bisa buat buka situs loker dan kirim email lamaran. Beberapa universitas juga punya website khusus buat menyediakan informasi loker, yang recommended menurut saya adalah ECC UGM dan CDC Unpad, cukup dengan daftar jadi member. Selain itu, kunjungi juga website perusahaan, kadang mereka punya menu khusus untuk career/lowongan kerja/apply online via website mereka, seperti di bank-bank, beberapa perusahaan dan stasiun televisi, udah banyak menggunakan sistem apply online via website mereka.

Buat CV semenarik mungkin, karena CV adalah gerbang penentu serta gambaran keseluruhan kalian yang tertuang dalam satu halaman kertas, dan biasanya yang pertama dibuka HRD adalah CV. Mereka nggak akan membaca secara detail, maka dari itu buat CV yang menarik dan eye catchy tapi juga jangan terlalu banyak ornamen yang nggak penting. Cari aja format CV di internet, banyak banget kok. Tinggal pilih aja sesuai keinginan. Jangan langsung putus asa kalo belum ada panggilan. As you know aja sih, udah puluhan lamaran saya apply via online dan email dalam kurun waktu beberapa bulan menganggur ini. Sehari aja bisa apply 2-3 lamaran, tapi cuma beberapa lamaran saja yang mendapatkan panggilan. Intinya, apply aja semua lamaran yang sekiranya cocok dengan kualifikasi kalian. Perkara ntar dipanggil atau nggak, yang penting udah usaha. 

Dan pelajaran paling penting adalah jangan langsung patah semangat kalo kalian gagal. Karena ketika kalian tidak lolos di psikotest atau interview, itu bukan berarti kalian bodoh. Itu karena karakter kalian yang tergambar lewat psikotest atau interview, kurang cocok dengan karakter calon pegawai yang diinginkan oleh perusahaan. Setiap perusahaan dan formasi pekerjaan memiliki pont atau kriteria tertentu dari calon pegawainya, dengan melihat hasil psikotest atau interview. Misal, karakter sistematis cocok dengan pekerjaan yang teratur, baik dari segi waktu maupun kerjaan. Sementara karakter fleksibel cocok dengan pekerjaan yang dari segi waktu atau kerjaan selalu berubah-ubah. Intinya psikotest bukan untuk mengukur kepintaran kalian, tapi untuk mengetahui kecocokan karakter dengan kriteria perusahaan. Sementara interview adalah untuk melihat secara langsung karakter kalian dari cara interaksi dan penampilan kalian, serta jawaban kalian secara spontan ketika diwawancara. Itu sebabnya, saat interview, berpenampilan yang rapi itu penting.

Selain itu, saat mencari kerja, kalian juga mesti aktif dan fleksibel. Siap pergi kemana-mana, karena kadang lokasi test jauh dari rumah. Seperti saya yang selama Desember-Januari kemarin mesti bolak-balik Jakarta-Sragen-Semarang-Jogja. Minggu kemarin saya di Jakarta, besoknya udah di Semarang. Atau baru kemarin pulang rumah, beberapa hari kemudian udah ke Jakarta lagi. Kemarin tes di Semarang, lusa tes di Jakarta. Intinya siap-siap waktu, tenaga dan duit juga sih buat memenuhi panggilan test yang kadang mendadak dan jauh tempatnya. Positifnya sih bisa sekalian jalan-jalan daripada cuma bengong di rumah.

Selain apply online, kalian juga bisa mengikuti jobfair yang diadakan di kampus kalian atau kampus dan kota-kota di sekitar kalian (biasanya setelah wisuda, kampus akan mengadakan jobfair). Biasanya, apply via jobfair akan langsung diproses oleh perusahaan. Malah ada juga yang apply hari itu dan interview awal pada hari itu juga. Ada juga yang interview dan psikotest pada hari itu juga dan pengumumannya juga pada hari itu.

Itu sedikit tips dari saya buat kalian yang masih jobseeking. Kalo kalian gagal dalam suatu tes, jangan menganggap diri bodoh, jangan putus asa dan terus berusaha. Karena ketika kalian berhenti berusaha, kalian nggak akan sampai pada tujuan. Just do your best and let God take care the rest. Percaya juga bahwa Tuhan sudah menyiapkan ladang terbaik buat kalian. Sekarang emang belum ketahuan dimana ladangnya (karena kalo ketahuan sekarang, jadi nggak surprise lagi dong dan kalian nggak ada usaha). Tapi nanti kalo kalian udah ketemu dengan ladang yang disediakan Tuhan, kalian akan setuju dengan kalimat 'semua indah pada waktunya' dan emang rencana Tuhan itu indah adanya...

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. nikenayuningtyas19 September 2014 14.40

    Halo mbak angelaaaa.. saya lg nyari2 info ujian bpjs malah nyasar kesini,tp seru sik isinya hehe..mbak klo boleh tau ujia tpa bpjs isinya apa aja ya? Klo ada email yg bisa dihubungi saya hub lewat email deh..thankiessss

    BalasHapus